Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. Q.S Ar-Rum: 21
Bagi tamu undangan yang akan hadir di acara pernikahan kami silahkan kirimkan konfirmasi kehadiran dengan mengisi form berikut :
JOURNEY OF LOVE
Reza & Nabila
Tahun 2024 menjadi awal dari sesuatu yang tak pernah benar-benar kami rencanakan. Saat itu dia melihatku pertama kali lewat layar ponsel, ketika dia sedang video call dengan mamanya. Kebetulan mamanya sedang menginap di rumahku di Balikpapan. aku hanya lewat di belakang, sekilas saja, tapi entah kenapa rasa penasaran Reza langsung muncul. meminta mamanya mengenalkannya padaku. Dari perkenalan singkat itu, percakapan pun dimulai.
Kami bertukar Instagram, lalu obrolan berlanjut di DM. Hari-hari berlalu dengan cerita kecil, tawa ringan, dan rasa ingin tahu yang makin tumbuh. Tiga hari kemudian, aku memberanikan diri meminta nomor WhatsApp-nya. Dari chat pindah ke telepon, dari sekadar kenal menjadi semakin dekat. Seminggu kami saling mengenal lebih dalam, hingga akhirnya reza mengutarakan perasaan. Kami resmi bersama.
Namun, seperti banyak kisah yang sedang belajar berjalan, hubungan itu belum sepenuhnya matang. Belum sampai sebulan, ego kami saling beradu. Jarak Balikpapan–Makassar memperlebar jarak yang sudah ada di hati. Kami berpisah. Komunikasi terputus. Sunyi mengambil alih.
Waktu berjalan. Hingga bulan September 2025, takdir seperti mengetuk ulang pintu yang dulu sempat tertutup. aku datang ke Makassar untuk berlibur. Reza menemaniku berkeliling kota, menunjukkan tempat-tempat yang dicintai, tertawa di jalanan yang ramai, berbagi cerita yang dulu sempat tertahan. Di sana kami bertemu kembali, versi diri kami yang sudah belajar dan memperbaiki.
Kami memutuskan untuk bersama lagi, kali ini dengan lebih dewasa. Lebih jujur. Lebih sadar bahwa hubungan bukan tentang menang sendiri, tapi tumbuh bersama. Dari situlah keyakinan itu muncul—tenang, tapi kuat. Dan akhirnya dia tahu, akulah orang yang ingin dia temani seumur hidup. Reza memutuskan untuk menikahiku.
Memasuki tahun 2026, keyakinan itu tidak lagi sekadar rasa, tapi sudah menjadi keputusan. Di bulan Januari, Reza melamarku secara resmi. Bukan lagi janji yang menggantung di udara, melainkan niat yang dibawa dengan kesungguhan dan keberanian. Saat itu dia tahu, langkah ini bukan tentang terburu-buru, tapi tentang kesiapan.
Tak lama setelahnya, kedua keluarga pun dipertemukan. Suasana yang awalnya penuh canggung perlahan berubah menjadi hangat. Percakapan mengalir, senyum saling bertukar, dan doa-doa baik mulai menyatu. Dari pertemuan itulah lahir satu kesepakatan besar, kami akan melangkah bersama ke jenjang pernikahan.
Akhirnya diputuskan, akad dan resepsi pernikahan akan dilaksanakan pada bulan Februari. Sebuah bulan yang bukan hanya menandai awal rumah tangga kami, tapi juga menjadi saksi bahwa perjalanan panjang—dari pertemuan tak sengaja, perpisahan, perbaikan diri, hingga keyakinan—telah bermuara pada satu tujuan yang sama.
Bukan kisah cinta yang instan, melainkan cerita tentang dua orang yang memilih untuk belajar, bertahan, dan akhirnya pulang satu sama lain.
our moment
“I was created in time to fill your time, and I use all the time in my live to love you.”
wedding gift
Tanpa mengurangi rasa hormat bagi tamu yang ingin mengirimkan hadiah kepada kami, bisa melalui nomor rekening dibawah ini: